Tentang Anak (Part 1)

by - September 09, 2019


Sumber : Pinterest

Diberi kesempatan untuk memahami karakter belajar anak-anak itu sungguh luar biasa. Bisa di bilang ini hal yang ngk di sangka-sangka. Mencoba mencari tempat belajar untuk bisa mendidik, tau-tau nya jodohnya mendidik anak-anak di salah satu tempat les belajar membaca, menulis dan menghitung. Dimana rata-rata anak didiknya masih Taman Kanak-Kanak dan Sekolah dasar.

Memang belum banyak paham dengan karakter mereka karena baru mendidik  empat hari ini. Namun sudah bisa memahami karakter belajar anak-anak. Jadi anak-anak dalam belajar itu berbeda-beda. Ada yang cepat ada yang lambat. Ada yang malu ada yang ceria. Ada yang suka cerita ada yang mikir-mikir dulu.

Tak perlu belajar sabar karna ini bukan sbuah ujian kesabaran namun bagi ku ini adalah sebuah warna baru dalam pembelajaran hidup tentang anak-anak yang memang benar fitrah nya anak itu baik, anak itu pintar, anak itu cekatan. Bagaimana orang tua yang bisa mendidik anak untuk selalu bisa berada di dalam fitrah nya agar anak tersebut menjadi baik.

Sikap polos, ingin tahu, dan suka berceritanya yang mengemaskan. Yang aku lihat setiap anak semua punya sikap itu. Namun terkadang orang tua tidak menyadari nya, tidak mengolah sikapnya. Sehingga anak-anak tumbuh dengan karakter yang kadang menyimpang. Atau bahkan terkadang orang tua menyepelekan sikap tersebut. Mementingkan prioritas lain di rumah tangga nya di bandingkan mendidik anak sesuai fitrahnya. Apalagi puncak emas anak itu umur 0-7 tahun, yang benar-benar setiap orang tua siap mendidik agar jika sudah dewasa atau akil baligh tidak kuwalahan.

Apa yang kamu tuai itulah yang kamu rawat itulah yang kamu kelak akan panen. (Eh salah ngk nih kata-katanya, hehe maaf ya)



You May Also Like

0 Comment

  • Bagikan